KPUD Bandung Tak Anggap Cagub Aher Curi Start Kampanye

Bandung, BeritaPrima.com — Pemilihan gubernur Jawa Barat tinggal dua bulan lagi. Seringnya calon gubernur incumbent Ahmad Heryawan (Aher) muncul dalam berbagai iklan pun menjadi perdebatan. Banyak pihak yang menganggap tindakan Aher itu sebagai mencuri start kampanye.

Namun Komisi Pemilihan Umum Jawa Barat berbeda pandangan. “Kami tidak bisa mengatakan tayangan Aher di televisi sebagai kampanye, sebab yang disebut kampanye harus memenuhi unsur-unsur kampanye, misalnya ada penyampaian visi misi dari yang bersangkutan, ada massa, dan ada ajakan,” kata Komisioner KPU Jabar, Iin Endah Setiawati, di Bandung, Kamis 13 Desember 2012.

Unsur-unsur kampanye itu pun harus berkaitan. “Artinya kalau salah satu unsur itu tidak ada, maka tidak bisa dikatakan kampanye. Jadi kami masih menganggap acara Aher di televisi baru sebatas sosialisasi,” ujar Iin.

Iin mengakui calon incumbent memiliki keuntungan karena dapat menyosialisasikan dirinya di balik sosialisasi program-program pemerintah. Menurutnya, sebagai pejabat yang masih berwenang, Aher memang bisa menyampaikan program pemerintahannya kepada publik. Oleh karena itu Iin tak heran bila Aher disebut mencuri start kampanye.

Di sisi lain, lanjut Iin, KPU juga secara tak langsung diuntungkan dengan gencarnya pemutaran berbagai iklan terkait Pilkada Jawa Barat di televisi, karena iklan-iklan itu mau tak mau mengingatkan masyarakat Jabar akan pentingnya pemilihan gubernur Jabar.

KPU merasa diuntungkan karena iklan-iklan itu bisa menyadarkan rakyat untuk ikut berpartisipasi dalam Pilkada. “Ini karena di negara kita, memilih adalah hak bagi warga negara, bukan kewajiban. Berbeda dengan Australia, Republik Rakyat China, dan beberapa negara lain di mana memilih adalah kewajiban dan ada sanksi hukumnya bagi warga yang tidak menggunakan hak pilihnya,” papar Iin.

KPU Jawa Barat sendiri belum mengeluarkan aturan tentang kampanye, karena tahapan kampanye baru akan dimulai awal Februari mendatang. Dengan demikian, tegas Iin, penayangan sosialisasi program-program kerja pemerintah yang dilakukan incumbent selama ini belum masuk pelanggaran.

About Author

beritaprima.com

BeritaPrima.com merupakan portal berita utama nasional yang lebih mengedepankan aktualitas dan ketajaman dalam mengungkapkan fakta di lapangan.

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*